Mereka melihatku dan aku merespon mereka dengan sikap biasa saja, aku terkesan tersenyum sebatas menghargai apresiasi oleh mereka. aku tidak dapat menutupi apa yang menjadi pergumulan ku, rasa gundah ku atas problematika yang terjadi.
sungguh orang dapat melihatnya, tapi aku hanya tersenyum kecil agar tampak lebih sedikit tegar dengan diri sendiri.
batasan waktu juga tidak memberi sebuah titik harapan yang akan membawaku melambung tinggi ke angkasa untuk menuliskan dan merangkai bintang agar seluruh dunia tahu....
Tidak ada seorang pun mahluk individu di dunia ini yang ingin mengalaminya, tapi inilah kenyataannya yang mau tidak mau harus dihadapi dengan lapang dada.
ada yang jenuh melihat kondisi ini, ada yang sampai menutup telinganya dengan cerita ini. tapi apa daya?
sejatinya pergumulan ini bukan suatu titik diantara masalah lain baik keseluruhan yang menjadi bagiannya.
Hampir semua orang muak mendengarnya bahkan melihatnya, maka ada kemungkinan keseluruh dunia bila mengetahuinya.
Rasa sabar dan tabah (Think Positive) yang membawa aku larut dalam lampauan waktu yang berlalu, keyakinanku suatu saat ini akan berakhir dan menjadi awal yang indah dalam hidupku...
Ibarat pujangga berkata : "Akan turun bidadari bersama peri kecilnya" membawamu melambung tinggi keatas awan untuk menuliskan dan merangkai bintang di angkasa dan memberitahukan kepada seluruh dunia bahwa ini semua telah berakhir namun menjadi awal dalam hidup dengan penuh rasa suka, cita & cinta.....
Inilah awalnya, dimana akhir yang menjadi jembatannya.....
Aku yakin itu....
Bagikan
Jembatan Awal Dari Sebuah Akhir
4/
5
Oleh
Admin
.jpg)

.jpg)
.gif)
